Breaking

Post Top Ads

Friday, June 28, 2019

Infinite Studio - Menilik Jejak Hollywood di Pulau Batam

Infinite Studio



ferdychau.com - Tak terasa hari minggu pun tiba, suka bingung aja kalau udah hari minggu, mau pergi kemana? sama siapa? sampai akhirnya cuma guling-guling aja di kasur huhu. Untungnya kali ini aku udah ada jadwal trip ke Infinite Studio ditemani anggota Blogger Kepri. Sempat kaget awalnya ternyata Batam punya studio pembuatan film bertaraf internasional (baru tahu saat diajak). Wajar saja soalnya ternyata Infinite Studio ini memang awalnya tidak dibuka untuk umum, jadi pastinya tidak banyak orang yang tahu.

Hanya orang-orang yang memiliki undangan yang bisa masuk ke studio ini, seketika langsung merasa bangga saja dengernya hehe. Perjalanan pun dimulai, tepat pukul 13:00 aku berangkat dari rumah menuju studio. Yah, maklum soalnya jarak dari rumah ke studio cukup jauh yakni sekitar 25km, jadi takut telat. Untungnya aku sampai dengan tepat waktu yakni pukul 14:00 sesuai waktu yang ditentukan, ya walaupun sempat nyasar di area sekitar.


Set Film Joker Game


Sesampainya disana aku langsung kagum, ternyata studionya cukup besar dan megah. Saat di pintu masuk aku pun langsung diarah untuk menuju lobi. Sesampainya di lobi ternyata anggota Blogger Kepri sudah berkumpul dan sedang berbincang-bincang satu sama lain. Tak lama setelah itu kami pun dikumpulkan oleh pemandu wisata dari govakansi. 

Jangan kaget saat kalian masuk, kalian akan langsung disambut oleh "The Bells" yakni nama dari lonceng-lonceng besar di langit-langit ini. The Bells adalah set dari film Joker Game pada tahun 2015. Menurut penjelasan 60% dari film dibuat disini. Dan kerennya semua set ini dibuat oleh anak-anak Batam sendiri


Set SteamPunk


Selanjutnya kami diperkenalkan set dari film era SteamPunk yakni film dengan latar retro & klasik dengan mengandalkan teknologi mesin uap yang canggih. Keren banget, jujur saja untuk film genre SteamPunk ini jarang banget bahkan di dunia, hanya ada beberapa film yang diproduksi seperti Blade Runner, Neuromancer dll.

Dan salah satu film ini di produksi di Indonesia, tepatnya di Batam? bangga nggak sih jadi orang Batam? hehe


Kafe Infinite Studio


Set Bar di Film Bufalo Boys


Kali ini adalah set film Buffalo Boys yang disutradai oleh Mike Wiluan yang menggambarkan Indonesia era kolonial yang dikemas dengan aksi yang menarik. Berlatar tahun 1800an, jalan cerita Buffalo Boys mengisahkan Indonesia yang dihadang kebebasannya oleh Kolonial Belanda.

Buat kalian yang suka film aksi pasti cocok banget nonton film ini. Btw, film ini sempat booming saat launching di 2018 lalu loh.


General Store


Jam Besar Properti Film Joker Game


Setelah itu kami masih terus berjalan menuju area luar studio. Sebelum itu kita akan menemui sebuah jam yang sangat besar, motor lama dan becak yang merupakan properti dari film Joker Game. Menurut info dari Mba Bella (guide) setelah film ini selesai, properti ini sengaja dijadikan sebagai display studio.


 Properti Buffalo Boy di Penjara




Property Buffalo Boys di dalam Kereta


Setelah itu kami pun langsung menuju production office. Banyak sekali gambar-gambar yang dipajang di dinding. Mulai dari proses syuting hingga bagian dari bagian film itu sendiri. Dibagian kiri juga ada ruangan make up yang biasa dipakai artis-artis sebelum syuting, salah satunya Pevita Pearce dan Yoshi Sudarso. Btw, ruangan make up ini ada diantara sound stage yang sangat besar yakni 30.000 Sq. Ft. 

Sayang sekali, kami dihimbau untuk tidak mengambil gambar di area ini karena disini adalah proses semua kru melakukan proses syuting berlangsung. Dan juga banyak properti dari film Grisse season kedua yang akan dibuat disini.


Sisa Bangunan Pembuatan Film di Backlot


Di area backlot atau belakang studio sendiri memiliki area seluas 1 hektar. Di area ini terdapat banyak sekali sisa-sisa bangunan yang dibangun untuk sebuah film. Dan dihancurkan kembali saat film telah selesai. Untungnya kami masih menemui beberapa bangunan yang belum dihancurkan, bangunan yang dibuat dengan konsep tahuan 80an terkesan retro tapi tetap keren.

Tak terasa 2 Jam pun berlalu, sampai akhirnya kami pun kembali lagi ke tempat kami berkumpul semula. Jujur saja, ini adalah pengalaman pertamaku datang ke studio pembuatan film, keren banget.. sayangnya masih banyak gambar yang tak sempat aku ambil saking asyiknya menikmati penjelasan dari pemandu.


Foto Bersama Anggota Blogger Kepri


Baiklah sekian dulu artikel kali ini, jika kalian berniat menghabiskan waktu liburan kalian disini. Jangan sungkan menghubungi www.govakansi.com, karena jika tidak bisa dipastikan kalian tidak akan dikasih masuk kalau datang sendiri hehe. Dan juga studio ini tidak dibuka setiap saat terutama saat kegiatan syuting berlangsung studio ini pasti tidak akan dibuka untuk umum. Nah kebetulan GoVakansi saat ini sedang Open Trip, jadi tunggu apalagi guys?


Buat yang mau trip bareng www.govakansi.com ini jadwalnya ya:
Hari     : Selasa/ Rabu/ Sabtu/ Minggu                              
Jam      : 10.00 - 11.40 & 14.00 - 17.00
Harga   : Rp 150.000/ orang
               Tapi lagi PROMO nih gaiss mulai dari bulan Mei sampai Agustus cukup membayar
               Rp 120.000 aja per orang dengan peserta minimal 5 orang yah.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Pages