Breaking

Post Top Ads

Thursday, March 21, 2019

7 Tanda Quarter Life Crisis yang Menimpa Usia 25 Tahunan


Ferdychau.com - Quarter life crisis adalah masa dimana seseorang mempertanyakan tujuan dan arah hidup yang sedang dijalani. Umumnya melanda anak muda yang berusia sekitar 25 tahunan.

Apakah kamu sudah melaluinya? Jika iya, kamu pasti sudah merasakan semua atau beberapa dari tanda quarter life crisis berikut:

1. Mempertanyakan Hidup


Di usia ini anda sering kali mempertanyakan apakah hidup yang anda jalani sudah tepat atau belum. Pertanyaan yang terkesan sederhana, tapi ini akan menentukan arah hidupmu dalam 10 tahun ke depan


2. Sering Merasa Gagal dan Belum Melakukan Hal-Hal Terbaik dalam Hidup

Dulu mungkin anda pernah berpikir untuk menikah di umur 25 tahun. Kamu ingin punya bisnis setelah lulus kuliah atau memberangkatkan orangtuamu pergi haji. Nyatanya, tidak semudah itu. Menyedihkan memang ketika kita merasa sudah melakukan segala hal  akan tetapi hal itu terasa seperti sia-sia.


3. Sosial Media Kerapkali Membuat Kamu Cemas dan Merasa Tertinggal 

Sosial media adalah musuh besarmu sejak teman-temanmu mengirimkan undangan atau memposting foto kelahiran anak mereka. Di satu sisi, kamu senang. Tapi sisi lain, kamu sebal karena seolah-olah foto itu mengejek anda yang belum berkeluarga.


4. Hobi yang Terhalang Oleh Pekerjaan

Pernahkah anda merasa saat karir anda sangat baik tapi tidak sesuai dengan passion anda? dan hal itu menghambat hobimu. Anda sering kali dihadapkan dengan pekerjaan yang bertubi-tubi hingga membuat anda stres dan lelah.


5. Tidak Bisa Santai Lagi dalam Mengerjakan Sesuatu

Dulu, kamu biasa menunda-nunda pekerjaan. Saat ini kamu sadar betul bahwa waktu kamu tidak banyak. Kamu harus mengejar target agar tidak tertinggal oleh teman-temanmu yang lain. Seringkali kamu mengerjakan sesuatu yang banyak secara bersamaan dan hal itu malah membuatmu pusing sendiri.


6. Mulai Memikirkan Siapa Jodoh Kita Kelak

Usia yang matang membuatmu sadar bahwa bukan saatnya bermain-main lagi dengan urusan asmara. Kamu mulai bertanya-tanya siapa yang kelak pantas mendampingimu. Kamu juga tidak mementingkan standar fisik, tapi yang dicari adalah dia yang setia dan mau menerima kekurangan anda.


7. Mulai Mempertanyakan Diri

Menjadi orang dewasa tidaklah semudah yang dilihat. Kadang, umur bukanlah patokan menjadi dewasa. Banyak dari mereka yang mempertanyakan jati dirinya selama ini. Apakah yang dilakukan sudah benar atau belum.


Itu adalah tanda quarter life crisis yang biasa menimpa seseorang di usia 25 tahunan. Apapun yang terjadi dengan hidupmu saat ini, jangan pernah berkecil hati dan patah semangat. Tuhan telah mengatur segala rencana hidup sedemikian rupa untuk anda. Dan hal ini adalah hal yang wajar menimpa seseorang di usia ini, artinya anda sedang dipacu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Yang penting teruslah berusaha dan memperjuangkan masa depan anda. Semoga anda bisa melewati fase ini dengan baik.

6 comments:

  1. Tulisannya sangat menginspirasi dan memotivasi ko..berusaha dan terus berdoa 😊

    ReplyDelete
  2. Hobi yang terhalang pekerjaan memang kerap jadi momok. Aku salah satunya yang tidak bisa kemana mana atau traveling akibat kerja. Cuti sulit banget.

    Dan waktu umur 25 tahun, selalu berkutat dengan kerja. Sedih... Tapi itu sudah bisa dilalui. Tinggal berjuang untuk masa depan aja. Tulisannya bagus... Keren lah

    ReplyDelete
  3. Kok semuanya kena gitu yah di aku wkwkw, sedang mengalami nih. Terlalu banyak ketakutan yang muncul di usia segini, semoga bisa terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. AMin

    ReplyDelete
  4. wah kok saya merasa masih di Quarter crisis ini ya. But, terimakasih sharingnya, semua yang dipaparfkan justru membuat saya intropeksi diri

    ReplyDelete
  5. Untunglah aku belum pernah merasakan hal itu. Mungkin zaman now dan dulu berbeda kali ya

    ReplyDelete
  6. Syukurnya aku nggak begtu merasakan hal-hal di atas. Satu sih, hobi yang terhalang status kali ya. Hehehe. Aku suka jalan2, krn sudah jd ibu aku harus tahan dulu. Tp klo kita selalu bersyukur, rasanya hal itu jd ga masalah. Mudah2an nnti ada masanya bs menikmati hobi sama anak2 kalau udah pada besar. Hehe.

    ReplyDelete

Post Top Ad

Pages