Breaking

Post Top Ads

Saturday, January 26, 2019

Ingin Membuka Rekening Saham? Baca Artikel Ini

FerdyChau.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak seluruh masyarakat Indonesia melalui kampanye Yuk Nabung Saham (YNS) untuk mulai berinvestasi di pasar modal. yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran investasi dan mensejahterakan perekonomian masyarakat Indonesia. Nah, lalu bagaimana caranya? Pertama kalinya saya ingin membuka rekening efek/saham, saat itu banyak sekali pertanyaan di benak saya seperti: bagaimana cara membuka rekening saham? ingin buka di perusahaan sekuritas mana? dan apa sajakah syaratnya? baiklah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya saat ingin membuka rekening saham untuk pertama kalinya. 



Persyaratan Membuka Rekening Saham

1. KTP adalah syarat wajib untuk anda yang ingin membuka rekening saham. Untuk WNI, syarat wajibnya adalah KTP yang tidak bisa diganti oleh SIM atau Passport. Sedangkan untuk WNA dapat menggunakan Passport atau KITAS.

2. NPWP / Nomor Pokok Wajib Pajak, jika anda Mahasiswa yang belum memiliki NPWP maka anda bisa menandatangani surat pernyataan tidak memiliki NPWP diatas Materai 6000.

3. Cover Buku Tabungan juga merupakah salah satu syaratnya. dengan adanya cover buku tabungan akan memudahkan pihak sekuritas dalam mencairkan uang dari rekening saham anda.

4. Materai 6000 dibutuhkan saat anda mengisi formulir pendaftaran. Sediakan kira-kira 4-6 lembar saja.

Memilih Perusahaan Sekuritas/Pialang/Broker

Sebelum kita lanjut, alangkah baiknya kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu Broker/Pialang? 

Broker/Pialang adalah individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara jual dan beli. dalam perdagangan pasar modal (sumber:Wikipedia).

Jadi bisa disimpulkan setiap investor membutuhkan Broker Saham sebagai perantara dalam aksi jual beli di pasar modal. Seperti jika anda ingin membeli roti, maka anda tidak perlu ke pabrik roti namun anda hanya perlu datang ke toko roti. Sama halnya jika anda ingin membeli saham sebuah perusahaan, maka anda tidak perlu datang ke perusahaan tsb melainkan anda membelinya melalui broker.

di Indonesia sendiri sangat banyak broker atau perusahaan sekuritas yang ada. Lalu bagaimanakah cara kita memilih broker/perusahaan sekuritas yang terbaik?

1. Broker Tercatat Sebagai Anggota Bursa
Untuk mengecek keanggotaan bisa di cek di situs http://www.idx.co.id

2. Jumlah Setoran Awal
Besarnya setoran awal untuk berinvestasi bervariasi dimulai dari 100.000 hingga 10.000.000. Perbedaan ini disebabkan oleh perusahaan sekuritas yang membidik mahasiswa maupun kalangan eksekutif.

3. Komisi Transaksi Broker
Komisi/fee transaksi broker adalah biaya yang dibayarkan oleh investor tiap kali terjadi transaksi baik beli maupun jual. Umumnya fee yang dikenakan setiap broker bervariatif berkisar 0.1-0.3% saat beli dan 0.2-0.4% saat jual.

4. Fasilitas Trading
Secara konvensional transaksi saham umumnya dilakukan di kantor broker. Namun jika anda memerlukan keleluasaan anda dapat mempertimbakan sekuritas yang memiliki fasilitas online trading, baik via internet, komputer atau smartphone.

5. Adanya Fasilitas Margin
Adanya fasilitas margin dapat mengoptimalkan strategi trading Anda. Carilah sekuritas yang memberi bunga margin yang rendah, dengan limit trading yang besar. Dengan adanya trading limit yang besar, dapat mengoptimalkan anda mengeruk profit yang besar.



Cara Membuka Rekening Saham

1. Setelah anda sudah melengkapi semua persyaratan membuka rekening saham diatas dan juga telah memutuskan perusahaan sekuritas mana yang akan menjadi broker anda. berikutnya silahkan datang ke perusahaan sekuritas atau broker yang anda pilih untuk mengisi formulir pendaftaran. Jika anda sibuk, anda bisa memanfaatkan Registrasi Online pada situs perusahaan sekuritas tsb. Saat ini BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Sinarmas Sekuritas sudah menyediakan kemudahan tsb.

2. Tunggu proses pembuatan ID dan Password trading anda sekitar 1 minggu yang akan dikirimkan melalui email, setelah itu anda sudah bisa login di aplikasi trading saham menggunakan ID dan Password anda (jangan lupa mendownload aplikasi trading di situs resmi broker anda terlebih dahulu).

3. Saat ini walaupun anda sudah memiliki ID trading anda belum bisa melakukan trading dan harus menunggu rekening investor anda aktif terlebih dahulu, Proses ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 minggu setelah anda mendapatkan ID anda.

4. Setelah rekening investor anda aktif anda bisa langsung menyetor uang ke nomor rekening investor anda. Setelah itu uang tsb sudah bisa anda gunakan dalam trading.


Baiklah sekian dulu artikel saya kali ini tentang  Ingin Membuka Rekening Saham? Baca Artikel Ini apabila ada pertanyaan seputar cara membuka rekening saham silahkan isi di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih :)

12 comments:

  1. Wah info ini baru banget aku tau kak. Banyak seliweran nih tentang saham yang mulai melirik generasi milenial. Makasih infonya yahh, mungkin boleh nih di share lagi cerita"nya gimana serunya punya rekening saham.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak baget keseruannya kak amel, dan yang paling enaknya invest di saham ini ga perlu untuk di control setiap saat :)

      Delete
  2. Keuntungan langsung yang diterima kalau bermain saham apaan bang. Saya dari kuliah kmren masih simpang siur dengan saham. Padahal beberapa temen udah berkecimpung dibidang itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada capital gain dan juga dividen kak, nah apa itu? akan saya share pada tulisan saya selanjutnya :)

      Delete
  3. Baru tau nih, ternyata bisa buka rekening saham ya. Bermain saham lumayan juga sih sebenarnya, tapi saya belum berani tuh. TFS

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan banget kak untuk nambah uang jajan hehehe apalagi kalau diseriusin.. temen2 saya banyak juga yang ga kerja dan hanya fokus disini :)

      Delete
  4. Yang penting terdaftar di Ojk ya bang. Sejauh ini, tertarik sih sama Idx. Kemarin di Batam sudah beberapa kali ikut tentang saham. Banyak keuntungan dan kemudahannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bang, sayang banget jadinya kalau tidak ikut terjun di pasar saham. saya aja menyesal baru mulai 2 tahun lalu T_T

      Delete
  5. Masih muda, punya saham kayanya bagus juga. Tapi harus di pikirkan dengan matang supaya kedepan nya ga sia sia ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya bener kak, generasi milenial sekarang nabungnya disini nih.. cobain deh, seru banget :)

      Delete
  6. Aku masih bingung pada prosesnya. Apakah kalau udah punya saham itu setiap hari saham kita diperjualbelikan atau dibiarkan nunggu setahun sampai mendapatkan keuntungan bagi hasil dari si pemilik perusahaan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung kak, kalau saya pribadi beli saham hanya untuk investasi jadi tidak perlu dilihat setiap hari. saya juga ga nunggu 1 thn baru dijual, yang penting keuntungannya sudah cukup menurut saya.. langsung deh saya jual hehehe

      Delete

Post Top Ad

Pages